Pengaruh Tepung Ubi Kayu (Manihot Esculenta) Dan Tepung Tempe Kedelai Terhadap Pengembangan Volume Dan Mutu Gizi Protein Roti Tawar

By | November 19, 2019

Pola perubahan antara kadar protein dan nilai daya cerna protein menunjukkan bahwa semakin meningkat kadar protein roti tawar semakin meningkat daya cerna proteinnyaPola perubahan antara kadar protein dan daya cerna protein roti tawartelah memberi gambaran bahwa penambahan tepung tempe kedelai dapat meningkatkan mutu gizi protein roti tawar. Tepung tempe kedelai dibuat dari kedelai yang difermentasi oleh kapang Rhizopus. Fermentasi pada tempe kedelai menghidrolisis senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana yang mudah dicerna oleh manusia. Pada tempe, terdapat enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe selama proses fermentasi, sehingga protein, lemak, dan karbohidrat menjadi lebih mudah dicerna. Kapang yang tumbuh pada tempe mampu menghasilkan enzim proteaseuntuk menguraikan protein menjadi peptide dan asam amino bebas.

Substitusi tepung terigu dengan tepung ubi kayu yang dimodifikasi menggunakan metode fisik (perebusan) dan tepung tempe kedelai berpengaruh terhadap volume roti tawar ditoleransi pada formulasi 45:15 gram serta mutu gizi protein yang paling tinggi pada formulasi 90:30 gram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *